Kamis, 09 Oktober 2008
seraut wajah dalam jiwa, seraut janji dalam cinta terjalin dalam satu ikatan suci. sujud dalam iman, pasrah dalam imam. untuk segalanya hidup bersama dalam awal dan akhir hidupku. seandanya ada Tuhan kedua selain Allah SWT mungkin dia yang aku sembah. kukatakan dalam ketulusan,ketaqwaan dan keimanan. Aku mencintainya dalam darahku,dalam sukmaku,dalam nadiku dalam hembusan nafasku dan dalam kerinduanku.Hanya dia yang hadir saat aku haus akan kasih,tidak ada yang hidup dalam hatiku selain cintanya,tidak ada yang mampu merubah hidupku selain dari kecintaanya.Hatiku adalah hatinya dan cintaku hanya ada untuknya. separoh agamaku akan sempurna jika aku bersamanya,dan malaikat akan berdoa jika aku membahagiakannya,dan memberikan segalanya untknya. bahkan surga akan menanti dengan seluruh pintu-pintunya.
Minggu, 27 April 2008
langkah kehidupan
lelah aku dalam balutan resah
kukatakan dalam helaan nafas
kukatakan dalam deraian jiwa
dan kulangkahkan diatas kanfas kehidupan
dan kembali ku merangkak
mencari secerca kehidupan terbaik
aku bagai angin lalu
nadi-nadiku kelu
namun aku akan terus maju
itulah janjiku
meski kaisku adalah tangis
tangis bahagia karena usaha
tangis kelelahan karena semangat dijiwa
namun kuyakin.....ada hal yang telah menanti
sebuah senyuman kemenangan
karena kehidupan telah kukalahkan
teruslah melangkah gadisku
rantai hatimu dengan semangat ukhti fillah
yang kantegar diatas menara dakwah
teruslah melangkah
jadikan hidupmu berarti
dibaluti jiwa-jiwa yang suci
dibaluti senyum dan kemenangan dihati
by gadis pelangi senja
kukatakan dalam helaan nafas
kukatakan dalam deraian jiwa
dan kulangkahkan diatas kanfas kehidupan
dan kembali ku merangkak
mencari secerca kehidupan terbaik
aku bagai angin lalu
nadi-nadiku kelu
namun aku akan terus maju
itulah janjiku
meski kaisku adalah tangis
tangis bahagia karena usaha
tangis kelelahan karena semangat dijiwa
namun kuyakin.....ada hal yang telah menanti
sebuah senyuman kemenangan
karena kehidupan telah kukalahkan
teruslah melangkah gadisku
rantai hatimu dengan semangat ukhti fillah
yang kantegar diatas menara dakwah
teruslah melangkah
jadikan hidupmu berarti
dibaluti jiwa-jiwa yang suci
dibaluti senyum dan kemenangan dihati
by gadis pelangi senja
Sabtu, 22 Maret 2008
Gadis Pelangi Senja

Senja itu,sebuah tangis bayi memecah kesunyian..begitu tulus dan memberikan seribu gejolak yang tak akan bisa diungkapkan dengan seribu bahasa,Anugrah yang hadir yang satu jam yang lalu hampir meregang dan menghilang,bagaimana tidak nafas bayi itu sudah benar2 tiada dan jantungnya tak lagi menandakan detak bernyawa,sang bidan hanya bisa geleng kepala....setelah satu jam berlalu seorang bidan langsung merengkuh bayi itu dan menghisap air ketuban yang ada di hidung sang bayi dan SyukurAllahmdulilah ..Allah swt masih memberikan kesempatan untuk sang bayi menghirup surga dunia.Malam itu hari sabtu 10 maret 1984 di sebuah kota kecil di daerah Jawa Timur tepat pukul 20.00 wib lahir seorang bayi mungil anak kedua dari 3 bersaudara yang di beri nama Anidya Andhani.Seelok namanya yang merupakan harapan besar dari orang tuanya.
waktu kian berlalu sang gadis kecil tumbuh dalam keluarga yang begitu memperihatinkan,sang ayah yang hanya seorang honorer di sebuah pemerintahan yang hanya mampu memberikan nafkah yang rasanya tak cukup untuk dimakan seorang dengan kenyang,tuntutan sang istri yang selalu meminta lebih dari nafkah yang diberikan, menjadikan segalanya bertambah sesak.Hidup yang selama ini ada karena senyuman kini semuahanya hambar yagn seolah tak bernyawa,Sang gadis yang kala itu masih terlalu dini dalam mengetahui gejolak hidup mau tidak mau harus memakan mentah-mentah garam yang di sebar oleh orang tua.Setiap kali datang Rejeki bukan syukur yang diucapkan tapi umpatan-umpatan yang rasanya tidak pantas diucapkan..Ya Allah benarkah harta itu segalanya?pertanyaan itu yang semenjak kecil berngiang dalam sanu barinya.
Sang bayi mungil berubah menjadi gadis belia yang dewasa jauh dibawah usianya,hidup bahagia yang selalu dirinduinya hanya hamparan noda yang telah terekam sebagai kisah yang akan dia bawa hingga dia benar2 mengerti arti dunia.Mungkin itu terlau pahit tapi yakinlah ada hikmah dibalik itu semua.Kian waktu hanya derita yang ia rasakan gadis kecil yang seharusnya hanya mempunyai tugas belajar dan bermain harus memutar otak untuk mencari secerah kehidupan untuk memenuhi hasrat nya seperti anak-anak kebanyakan.Dari berjualan,memanfaatkan bakatnya hingga membuat karya untuk menenangkan batinya semuanya hanya dia dan Allah swt yang mengetahu segalanya...Keep smile itulah moto dalam hidupnya,satu jiwanya seolah melayang jika dia berada di ligkungan keluarganya.Hanya caci maki sebagai anak tak berharga jika dia meminta hal yang lebih dari keluarganya,bisa dibilang foto copy anak tiri ..sakit memang tapi apa mau dikata mungkin ini sekian banyak dari perjalannya.Hidupnya tak akan semudah itu berakhir..dan dia harus buktikan pada dunia dia bukan angsa kecil yang tak berharga...kelak dia akan menjadi kebanggaan bagi keluarnya
Anidya....kini telah dewasa
keep smile...tetaplah tersenyum nid karena itulah satu2nya hartamu,meski batinmu neringis yakinlah ketulusan akan hapuskan segala kecewa.banyak hal yang tidak bisa dikatakan dalam bahasa manusia, karena segalanya hanya bisa dimengerti dengan bahasa hati..tidak ada yang sempurna Dan Allahdulillah hatinya terjaga dalam naungan suci sang pencipta,istiqomah dalam syukur nikmat itulah kunci dalam mencari ridho Allah...seberapapun kita miliki harta jika hati dan jiwa tidak ada kata Syukur niscaya hidup hanya diperbudak oleh harta..(bersambung)
Senin, 17 Maret 2008
Asyifa Andhany

Malam pekat diselimuti awan, dingin mulai mencekik seolah sang kegelapan mulai menunjukkan kekuasaannya, dibalik pekatnya malam, dibalik hembusan yang seolah merasuk kedalam sungsum yang terdalam. Dan perlahan penghuni dunia ini mulai terbuai dalam impian sepi hanya ada lambaian angin dan sedikit kengerian.Waktu menunjukkan pukul 00.05, namun masih ada satu dua orang yang menjalankan kendaraannya, termasuk tukang ojek yang tak lelahnya mencari sedikit peluang dalam mencari penghasilan.kalo-kalo saja ada orang yang kemalaman dan menggunakan jasa mereka. dibalik kisah2 itu seorang gadis belia usia belasan tahun tengah berjalan, kepalanya tertunduk dibaluti jilbab putih panjang dan tangannya berselempangkan tas panjang. Entah warna apa pada tas itu hingga mata sehatpun tak mampu tuk bedakan. jalanya begitu mantap hingga melewati tukang-tukang ojek yang sesekali menggodanya dengan ucapan salam. salam itu dibalasnya sambil tetap menundukkan pandangannya. Dialah asyfa santriwati sebuah pondokan ternama di kota batam. santriwati yang setiap harinya asing dengan jalan-jalan itu. Setelah melewati beberapa tikungan dia telah sampai pada tempat yang di tuju. yaitu sebuah sebuah pondok kecil yang berada di ujung pemukiman. sesampainya di pondok itu lantunan ayat-ayat suci menyambutnya dan memberikan penyejuk bagi kalbu yang haus akan pencerahan.rasa lelah seolah berlalu dengan bergulirnya ayat-ayat yang pujian asma ILLahi.
asyifa masuk pada sebuah bilik yang,ada pembatas di tengah2 ruangan tentu saja pembatas itu di peruntukkan oleh akhwat dan ikhwan yang tidak diperbolehkan dalam satu ruangan tanpa pembatas. asyifa masuk sambil menahan malu dan ucapan salam "assalamu'alaikum".wr.wb.. serentak seluruh santri membalasnya "wa'alaikum salamwr.wb...
asyifa masuk dan duduk dengan agak malu diantara para santri yang lain, sang ustad memandangnya dengan sebuah senyuman, asyifa tahu makna dari senyuman itu dia sadar dia terlambat, dan hukuman telah menanti. Sang ustad hanya tersenyum dan kembali memperhatikan pelajaran. waktu kian berjalan kini tiba giliran asyifa. lidahnya seolah kelu dan berulang kali juga bibir mungil itu ia gigitnya, tak ada yang paling susah melebihi saat tatapan lembut itu berada di depannya, seseorang yang paling diseganinya, "ukhti terlambat lagi? pertanyaan yang begitu membuat mata tetunduk, asyifa pasrah. "ukhti siapkan satu ayat untuk dihafalkan. "baik ustad insya-Allah besok.. " tak lama kemudian dia kembali dalam barisan..tetap dengan perasaan yang tidak menentu..
ketika waktu adalah pejalanan dan waktu adalah kumpulan kisah disitulah kita akan tahu bahwa kisah-kisah itulah yang akan kita pertanggung jawabkan ke hadapan sang ILLAHI.
Minggu, 16 Maret 2008
Dunia Anidya
Hari pertama An bikin blog ini, first time An mo kenalin diri dulu. gak sopankan tau2 nylonong kaya bule masuk kampung pasti aneh gt, namaq Aning tp orang lebih kenal q dengan nama anidya dan panjangnya anidya andhany... yup dah tau kan... mo kenal ??????? he...heee..emang itu hoby q ... ok dah dulu ya.. kita ketemu di sesion berikutnya.. ok'
Langgan:
Entri (Atom)